Kupon Potongan Ojek Online


 Kupon Potongan Ojek Online


Siapa di sini yang sering menggunakan ojek online? Atau mungkin ada

yang suka memakai jasa ojek online ketika bingung ingin bepergian tetapi tidak

ada yang mengantar ataupun tidak ada kendaraan? Berapa waktu yang biasa

ditempuh untuk sampai di tujuan? Berapa harga yang biasa dikeluarkan untuk

sekali jalan?

Layanan ojek online tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua, terlebih

lagi bagi orang-orang yang sering memakai layanannya untuk pergi ke suatu

tempat. Layanannya yang sering dianggap oke itu memang patut untuk diacungi

jempol. Tidak perlu untuk menunggu waktu yang lama, perjalanan lancar, dan

juga tidak perlu untuk nge-tem seperti angkot untuk menarik calon penumpang.

Apalagi di masa pandemi seperti ini, ojek online menjadi salah satu pilihan

kita untuk bisa menerapkan pemberlakukan social distancing karena tidak perlu

untuk berdesak-desakan dengan orang. Kita juga turut membantu perekonomian

para driver mengingat susahnya mencari penumpang agar mau diantar oleh

mereka.

Tapi, pernahkah kalian mendapatkan harga ongkos ojek daring yang cukup

membuat dompet menjerit walau hanya dengan sekali jalan? Misalnya ingin pergi

untuk healing ke mall, tetapi ongkosnya mahal sekali sampai dirasa bisa buat

membeli seekor kuda? Ongkos untuk sekali jalan ke mall adalah misalnya

Rp32.000,00. Maka uang yang akan kita keluarkan untuk pulang-pergi adalah

sebesar Rp64.000,00. Niatnya pergi healing, malah dibuat pusing karena uang

sudah raib lebih dulu.

Jangan sedih, kawan.

Kalian tetap bisa healing ke mall dengan diantar oleh mamang ojek daring

menggunakan kupon potongan ongkos. Misal ongkos untuk ke mall-nya itu

Rp32.000,00, dengan menggunakan kupon tersebut, kalian bisa memotong ongkos


sampai dengan Rp15.000.00. Jadi kalian hanya cukup membayar Rp17.000,00,

hemat, bukan?

Bagi mahasiswa sendiri, terlebih lagi bagi mahasiswa yang memiliki jarak

rumah yang cukup jauh dari kampus dan tidak mengantongi izin untuk nge-kos

dari orang tua, kupon potongan ongkos bisa menjadi penyelamat bagi mereka

ketika memiliki urusan di kampus.

Kita tidak akan berbicara mengenai ‘kenapa enggak nebeng sama

temannya?’, ‘kenapa enggak naik busway atau angkot yang lebih murah?’, atau

‘kenapa enggak minta diantar-jemput?’.

Pertama, setiap manusia pasti memiliki perasaan tidak enak walaupun

pada temannya sendiri. Jadi, tidak mungkin juga manusia itu selalu minta pada

temannya untuk mengantar dan menjemputnya ke kampus. Baik kalau temannya

itu sekampus, memiliki jadwal yang sama, dan juga memiliki arah jalan yang

sama. Kalau tidak? Sama saja kita itu merepotkan mereka.

Kedua, dua kendaraan yang disebutkan di atas adalah kendaraan umum

yang tentunya akan berhenti untuk membiarkan penumpang masuk ke dalamnya.

Kalau naik angkot, kita bisa terkena macet di jalan, belum lagi angkot pasti akan

ngetem untuk sekadar menunggu calon penumpangnya. Hal tersebut bisa

membuat kita lama di jalan. Waktu yang bisa ditempuh selama 30 menit, bisa jadi

1 jam.

Bayangkan jika kita naik angkot, belum lagi kita harus naik angkot sampai

dua kali dari rumah untuk bisa sampai di kampus. Lalu, mamang angkotnya selalu

ngetem menunggu penumpangnya. Yang seharusnya kita bisa sampai di kampus

pukul 10.36, kita justru sampai di kampus pada pukul 11.47. Berapa banyak

waktu yang terbuang sia-sia.


Ketiga, kita tidak pernah tahu kesibukan seseorang. Bisa saja diantar-

jemput, tetapi apakah seseorang tersebut sedang tidak sibuk sehingga bisa


mengantar dan menjemput? Kembali lagi, kita melihat kesibukan seseorang.

Apakah kita mengganggu mereka atau tidak.

Dengan menggunakan layanan ojek online, kita bisa lebih menghemat

waktu di jalan, dan tidak perlu untuk menunggu waktu yang lama. Adanya kupon

potongan ongkos ojek online, seperti menjadi penyelamat bagi seseorang. Dia bisa

menghemat uangnya itu untuk membeli jajan ataupun bisa memasukkan uangnya

itu ke dalam tabungan.

Di sini penulis tidak berniat untuk membandingkan ojek online dengan

alat transportasi lainnya. Tetapi bagi penulis, adanya ojek online ini menjadi

penyelamat ketika penulis sedang memiliki kegiatan di luar rumah, di kampus

misalnya. Dengan adanya kupon potongan ongkos ojek online ini, penulis bisa

menyisihkan uang untuk dapat disimpan dan digunakan untuk hal-hal yang

sekiranya memang dibutuhkan.


Jarak dari rumah penulis ke kampus itu bisa terbilang jauh, terhitung 11

kilometer jauhnya. Terkadang penulis suka ada memiliki kegiatan di kampus, jadi

penulis harus naik ojek online agar bisa sampai di kampus. Bapak tidak selalu bisa

untuk mengantar ke kampus, tetapi beliau bisa menjemput ketika penulis bilang

bahwa kegiatan di kampus telah usai.

Semua transportasi memiliki kelebihannya masing-masing. Tapi kembali

lagi, tergantung persepsi seseorang bagaimana seseorang itu akan memilih

layanan transportasi yang mereka sukai.

Komentar